×

Warning

JUser: :_load: Unable to load user with ID: 277061

Kecuali Indonesia merupakan negara demokratis, Indonesia juga sebuah negara peraturan. Memang segala hal yang ada di Indonesia mempunyai payung undang-undang yang jelas pada Undang-Undang komplit dengan pasalnya. Semua sesuatu yang kita lakukan mempunyai dasar Undang-Undang. Sehingga, seandainya kita mengerjakan pelanggaran, tentu akan memperoleh hukuman yang tegas. Hingga tahun 2018 ini, jumlah kasus tata tertib di Indonesia semakin bertambah. Tetapi, beraneka kasus yang menimpa seseorang belum tentu benar atau fitnah. Banyak orang yang terjerat regulasi meskipun bukan ia yang mengerjakan. Untuk melindungi dirinya yang tak bersalah ini, banyak yang menggandeng advokat untuk menghadapi persidangan. Salah satu kota di Indonesia dengan jumlah advokat yang besar yaitu Jakarta. Hal ini dikarenakan Jakarta sebagai ibukota sering kali menjadi sentra profesi para advokat. Banyak pengacara Jakarta yang cukup kondang dan cakap mengatasi permasalahannya para klien.

 

Jakarta selain menjadi pusat pekerjaan pengacara, juga terdapat beberapa alasan. Salah satunya yakni tingkat melanggar hukum yang cukup tinggi di Jakarta. konsultan hukum jakarta ini tentu menjadi ladang pekerjaan para advokat Jakarta. Kecuali itu, sebab statusnya sebagai ibukota, segala hal kriminal yang terjadi di kota ini tentu lebih di ekspose pada media cetak maupun media elektronik dibandingkan dengan kota-kota lain. Karena, para pengacara ini diberikan kesempatan untuk tampil di media elektronik seperti TV saat menangani sebuah kasus orang-orang ternama di Indonesia. Oleh sebab itu, pengacara di Jakarta juga mungkin lebih dikenal masyarakat.

 

Menjadi seorang advokat tentu sepatutnya memiliki bekal yang kuat dalam dunia politik. Terlebih lagi pengacara Jakarta tentu akan dituntut untuk menyelesaikan situasi sulit yang besar dan menghadapi pengacara-advokat lain yang lebih handal. Sehingga, Anda lebih baik mencari bekal yang mantap dalam dunia politik maupun bekal-bekal lain yang dibutuhkan seorang pengacara. Kecuali itu performance seorang advokat juga perlu dilihat untuk menandakan profesionalitas diri seorang advokat. Bayangkan saja jikalau pembawaan diri seorang advokat yang lemah, tak percaya diri akan membikin masyarakat tidak percaya akan kemampuan yang dimiliki.

About the organizers